Di rumah sakit, pertanyaan seperti “Poliklinik ini ada di lantai berapa?” atau “Ruang pemeriksaannya lewat mana?” mungkin terdengar sederhana. Namun, bagi pasien dan pengunjung yang baru pertama kali datang, menemukan lokasi layanan di gedung yang luas bisa menjadi tantangan tersendiri.

Informasi yang mudah ditemukan menjadi bagian penting dari pengalaman pengunjung rumah sakit. Salah satu teknologi yang dapat mendukung kebutuhan tersebut adalah digital signage, yaitu sistem layar digital untuk menampilkan informasi, petunjuk arah, hingga pengumuman layanan.

Lalu, bagaimana digital signage dapat diterapkan di lingkungan rumah sakit?

Apa Itu Digital Signage Rumah Sakit?

Digital signage merupakan sistem penyampaian informasi menggunakan layar elektronik yang dapat menampilkan teks, gambar, video, maupun konten interaktif.

Di lingkungan rumah sakit, teknologi ini dapat digunakan pada berbagai area, seperti lobi utama, ruang tunggu, koridor, dan area pendaftaran.

Berbeda dengan papan informasi cetak, konten digital signage dapat diperbarui melalui sistem pengelolaan konten atau Content Management System (CMS), sehingga informasi bisa disesuaikan tanpa harus mengganti media fisik.

Penggunaannya pun tidak terbatas pada layar informasi biasa. Rumah sakit juga dapat menggunakan kiosk digital signage interaktif yang memungkinkan pengunjung memilih informasi yang ingin dicari melalui layar sentuh.

5 Penerapan Digital Signage di Rumah Sakit

1. Membantu Pengunjung Menemukan Lokasi Layanan

Rumah sakit memiliki banyak area pelayanan dengan lokasi yang berbeda. Tanpa petunjuk yang jelas, pengunjung mungkin perlu bertanya beberapa kali untuk menemukan tujuan mereka.

Melalui digital signage, pengelola dapat menampilkan denah gedung, direktori poliklinik, serta petunjuk menuju fasilitas seperti laboratorium, radiologi, atau farmasi.

Pada kiosk interaktif, pengunjung juga dapat memilih tujuan untuk melihat petunjuk arah yang tersedia.

Sistem ini membantu pengunjung memperoleh informasi secara mandiri, sekaligus melengkapi papan petunjuk dan layanan informasi yang sudah ada.

2. Menampilkan Informasi Layanan Rumah Sakit

Jadwal operasional, lokasi pendaftaran, prosedur administrasi, hingga pengumuman perubahan layanan merupakan informasi yang perlu disampaikan secara jelas.

Dengan digital signage, rumah sakit dapat menampilkan informasi tersebut pada layar yang ditempatkan di area strategis.

Ketika ada pembaruan, petugas yang berwenang dapat memperbarui konten melalui CMS sesuai sistem yang digunakan.

Hal ini membantu menjaga konsistensi informasi pada beberapa display tanpa perlu memperbaruinya satu per satu secara manual.

3. Mendukung Tampilan Informasi Antrean

Digital signage juga dapat dimanfaatkan sebagai layar informasi antrean di ruang tunggu atau area pelayanan.

Jika terintegrasi dengan sistem antrean rumah sakit, layar dapat menampilkan nomor antrean, loket pelayanan, atau informasi panggilan sesuai data yang tersedia.

Namun, integrasi tersebut membutuhkan kompatibilitas antara software digital signage dan sistem antrean yang digunakan rumah sakit.

Karena itu, kebutuhan integrasi sebaiknya dipastikan sejak tahap perencanaan, bukan setelah perangkat terpasang.

4. Menyampaikan Edukasi Kesehatan

Selain kebutuhan operasional, layar digital dapat menjadi media untuk menyampaikan informasi kesehatan kepada pengunjung.

Misalnya, edukasi tentang kebersihan tangan, prosedur kunjungan, informasi vaksinasi, maupun program kesehatan yang sedang berlangsung.

Konten dapat disesuaikan dengan karakteristik pengunjung dan lokasi display.

Materi yang singkat, jelas, dan mudah dibaca akan lebih sesuai untuk area publik dibandingkan tampilan yang terlalu padat dengan teks.

5. Menampilkan Pengumuman Penting

Digital signage dapat digunakan untuk menyampaikan pengumuman terkait perubahan lokasi layanan, kegiatan rumah sakit, atau informasi operasional lainnya.

Pada sistem yang mendukung pengaturan konten terpusat, informasi dapat didistribusikan ke beberapa layar sesuai kebutuhan.

Untuk informasi darurat, penggunaan digital signage tetap harus mengikuti prosedur keselamatan rumah sakit dan berfungsi sebagai pelengkap sistem komunikasi darurat yang berlaku, bukan penggantinya.

Kiosk Interaktif atau Layar Digital Signage Biasa?

Keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

Digital signage non-interaktif lebih sesuai untuk informasi yang perlu dilihat banyak orang secara bersamaan, seperti pengumuman, jadwal layanan, atau informasi antrean.

Sementara itu, kiosk interaktif memungkinkan pengguna mencari informasi tertentu melalui layar sentuh, misalnya direktori gedung atau lokasi poliklinik.

Pemilihan perangkat perlu disesuaikan dengan alur pengunjung. Layar informasi bisa ditempatkan di ruang tunggu, sedangkan kiosk interaktif dapat dipertimbangkan untuk lobi atau area dengan banyak pilihan tujuan.

Tidak semua titik membutuhkan layar sentuh. Dalam beberapa kondisi, display dengan informasi yang jelas justru lebih praktis untuk kebutuhan pengunjung.

digital-signage-rumah-sakit.webp
Ilustrasi kiosk digital signage untuk membantu pengunjung mencari informasi layanan dan lokasi fasilitas rumah sakit.

Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memasang Digital Signage?

Pemasangan digital signage sebaiknya dimulai dengan menentukan informasi apa yang ingin disampaikan dan siapa yang akan menggunakannya.

Beberapa hal penting yang perlu direncanakan meliputi lokasi penempatan display, ukuran layar, keterbacaan konten, aksesibilitas pengguna, konektivitas jaringan, serta pengelolaan konten sehari-hari.

Jika rumah sakit berencana menggunakan beberapa display, sistem CMS juga perlu dipertimbangkan agar konten dapat dikelola sesuai lokasi dan kebutuhan layanan.

Untuk sistem yang terhubung dengan antrean atau aplikasi internal, aspek kompatibilitas, keamanan sistem, dan perlindungan informasi pasien menjadi pertimbangan tambahan.

Digital signage yang baik bukan hanya soal tampilan layar, tetapi juga kemudahan pengunjung mengakses informasi dan kesiapan sistem untuk dioperasikan.

Rencanakan Digital Signage Bersama Akarya

Setiap fasilitas kesehatan memiliki kebutuhan informasi dan karakteristik ruang yang berbeda. Karena itu, solusi digital signage perlu dirancang berdasarkan alur pengunjung, jenis informasi, dan sistem operasional yang digunakan.

Sebagai AV & IT System Integrator, Akarya membantu merencanakan dan mengintegrasikan solusi Digital Signage untuk berbagai kebutuhan institusi dan fasilitas publik.

Mulai dari pemilihan display, perencanaan sistem, instalasi, hingga dukungan teknis, solusi dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lokasi.

Sedang merencanakan digital signage atau kiosk informasi untuk rumah sakit dan fasilitas kesehatan?

Konsultasikan kebutuhan ruang dan sistem Anda bersama Akarya untuk mendapatkan rekomendasi solusi yang sesuai.